Rupiah Menguat ke Rp16.732 per USD, Ditopang Sentimen Global Positif dan Intervensi BI


Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Rabu (28/1/2026) dibuka di level Rp16.732 per USD, mengalami penguatan sebesar 36 poin atau 0,21% dari posisi penutupan sebelumnya di Rp16.768 per USD.
Pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi oleh perpaduan sentimen positif dari faktor global maupun domestik. Dari sisi eksternal, tekanan terhadap dolar AS meningkat seiring aksi sell America oleh investor global yang mengantisipasi langkah Federal Reserve untuk menahan, bahkan berpotensi memangkas suku bunga lebih cepat demi mencegah risiko resesi, sehingga aset pasar negara berkembang seperti rupiah kembali diminati.
Sementara dari dalam negeri, Bank Indonesia menegaskan komitmennya menjaga stabilitas kurs melalui intervensi aktif di pasar spot serta instrumen DNDF, yang efektif meredam volatilitas tajam pada pekan sebelumnya. Selain itu, penguatan rupiah juga diperkuat oleh arus masuk modal asing ke pasar Surat Berharga Negara (SBN), didorong imbal hasil yang masih kompetitif di kisaran 6,8 hingga 7,0 persen.
Selain terhadap dolar AS, rupiah juga bergerak beragam di hadapan mata uang global lainnya.
Kurs Rupiah Terhadap Mata Uang Utama:
- EUR (Euro): Rp19.831
- JPY (Yen): Rp10.802 per 100 yen
- GBP (Poundsterling): Rp22.857
- AUD (Dolar Australia): Rp11.559
- SGD (Dolar Singapura): Rp13.175
- CNY (Yuan): Rp2.402
*Data berdasarkan kurs transaksi Bank Indonesia
Dengan dinamika pasar global yang masih bergerak cepat, pelaku usaha dan masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan kurs harian.
Next News

Gelombang PHK karena AI Berbalik Arah: Kenapa Perusahaan Kini Rekrut Karyawan Lagi?
a month ago

Pentingnya Jujur Soal Hutang Sebelum Naik ke Atas Pelaminan
a month ago

Analogi Nongkrong: Mengenal Peran Penting Menteri Keuangan RI
a month ago

Dampak Doom Spending Bagi Finansial Anak Muda di Masa Depan
a month ago

Tanggal Tua Tak Harus Sengsara, Ini Cara Mengatur Keuangan Akhir Bulan
2 months ago

Masih Bawa Uang Cash? Simak Alasan Dompet Mulai Terlupakan
2 months ago

Fenomena In This Economy: Saat Uang Seolah Lari dari Dompet
2 months ago

Cashless Society: Siapkah Kita Hidup Tanpa Uang Tunai?
3 months ago

Split Bill: Solusi Patungan yang Makin Populer di Kalangan Anak Muda
3 months ago

PayLater Semakin Populer, Kemudahan atau Godaan Belanja?
3 months ago

