Rahasia Khasiat Biji Nangka Rebus Superfood Lokal Anti Mahal
Nisrina - Friday, 06 March 2026 | 05:20 PM


Pernahkah Anda membayangkan, di balik manisnya buah nangka yang aromanya bisa tercium sampai ke rumah tetangga sebelah, tersimpan sebuah "harta karun" yang seringkali berakhir di tempat sampah? Ya, kita bicara soal biji nangka. Di beberapa daerah, biji ini punya nama beken: beton. Entah siapa yang memulai menamainya beton, mungkin karena teksturnya yang keras minta ampun kalau masih mentah, atau karena kekuatannya yang bisa bikin perut kenyang tahan lama.
Dulu, waktu kita masih kecil dan main di rumah nenek di desa, merebus beton adalah aktivitas sore yang lazim. Rasanya gurih, mirip-mirip kacang kastanya atau kentang, tapi dengan tekstur yang lebih padat. Namun, seiring berjalannya waktu dan gempuran camilan kekinian yang penuh micin, pamor biji nangka meredup. Kita lebih memilih buang bijinya dan fokus pada daging buahnya yang kuning menggoda. Padahal, kalau tahu manfaatnya, mungkin Anda bakal mikir dua kali sebelum melempar biji itu ke tempat sampah.
Bukan Sekadar Karbohidrat Biasa
Banyak orang mengira biji nangka cuma berisi pati atau karbohidrat yang bikin gemuk. Eits, jangan salah sangka dulu. Secara ilmiah, si beton ini adalah paket lengkap nutrisi. Di dalamnya terkandung protein, serat, hingga berbagai vitamin dan mineral seperti vitamin B kompleks, zat besi, kalsium, tembaga, dan magnesium. Bayangkan, sebuah limbah dapur ternyata punya profil nutrisi yang bisa bersaing dengan camilan sehat mahal yang dijual di supermarket organik.
Salah satu alasan kenapa beton sangat baik untuk tubuh adalah kandungan seratnya yang tinggi. Di zaman sekarang, di mana kita sering jajan sembarangan, urusan pencernaan seringkali jadi drama tersendiri. Mengonsumsi biji nangka yang sudah direbus bisa membantu melancarkan sistem pembuangan kita. Serat ini juga berfungsi sebagai prebiotik, alias makanan buat bakteri baik di usus. Jadi, kalau usus bahagia, mood kita pun biasanya ikut terjaga.
Senjata Rahasia Lawan Kolesterol dan Kanker
Ngomong-ngomong soal kesehatan jantung, biji nangka ternyata punya peran yang cukup heroik. Penelitian menunjukkan bahwa biji nangka mengandung senyawa yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Buat Anda yang hobi makan gorengan tapi pengen tetap sehat (meski ini terdengar kontradiktif), menyisipkan beton sebagai camilan selingan bisa jadi langkah kecil yang berarti.
Tak berhenti di situ, beton juga mengandung antioksidan seperti flavonoid dan saponin. Senyawa-senyawa ini adalah "tentara" yang melawan radikal bebas dalam tubuh. Dalam jangka panjang, asupan antioksidan yang konsisten dikaitkan dengan penurunan risiko kanker. Tentu saja, biji nangka bukan obat ajaib yang bisa menyembuhkan segalanya dalam semalam, tapi menjadikannya bagian dari pola makan adalah investasi kesehatan yang murah meriah.
Skincare dari Dalam: Rahasia Awet Muda
Nah, ini poin yang pasti disukai para pegiat perawatan kulit. Siapa sangka kalau biji nangka bisa bikin kulit lebih glowing? Kandungan protein yang tinggi dan vitamin B dalam biji nangka membantu proses regenerasi sel kulit. Selain itu, ada kandungan seng (zinc) yang berperan penting dalam menjaga kesehatan jaringan kulit. Beberapa orang bahkan secara tradisional menghaluskan biji nangka menjadi masker wajah untuk mengatasi kerutan halus.
Tapi, daripada repot-repot menghaluskannya jadi masker yang mungkin terasa lengket, lebih enak kalau dimakan langsung saja. Nutrisi yang masuk dari dalam biasanya jauh lebih efektif untuk jangka panjang daripada cuma dioles dari luar. Jadi, kalau ingin awet muda, mungkin sudah saatnya beralih dari keripik kentang ke rebusan beton.
Cara Mengolah Beton Tanpa Ribet
Mungkin alasan utama kenapa orang malas makan biji nangka adalah cara mengolahnya yang dianggap merepotkan. Padahal, sebenarnya gampang banget. Langkah paling sederhana adalah merebusnya dengan sedikit garam selama 20 hingga 30 menit sampai teksturnya empuk. Setelah matang, kulit luarnya yang tipis akan mudah dikupas, menyisakan daging biji yang putih kecokelatan dan pulen.
Kalau bosan dengan cara direbus, Anda bisa mencoba menyangrainya di atas wajan tanpa minyak. Aromanya akan keluar lebih kuat, mirip dengan kacang goreng. Bahkan, di tangan orang kreatif, biji nangka ini bisa dikeringkan lalu digiling menjadi tepung. Tepung biji nangka ini bisa digunakan sebagai substitusi tepung terigu untuk membuat kue atau kukis yang lebih tinggi serat dan bebas gluten. Keren, kan?
Sebuah Kesimpulan yang Mengenyangkan
Kita seringkali terlalu jauh mencari "superfood" ke negeri seberang, membeli chia seeds atau quinoa dengan harga selangit, padahal di dapur kita sendiri ada biji nangka yang manfaatnya tak kalah hebat. Mengonsumsi biji nangka bukan cuma soal kesehatan, tapi juga soal gaya hidup berkelanjutan atau zero waste. Dengan memakan bijinya, kita mengurangi sampah organik yang kita hasilkan.
Jadi, lain kali kalau Anda membeli nangka di pasar atau memetiknya dari pohon sendiri, tolong jangan kucilkan bijinya. Cuci bersih, rebus sebentar, dan nikmati sensasi nostalgia yang menyehatkan itu. Beton bukan sekadar limbah; ia adalah bukti bahwa alam selalu menyediakan hal-hal terbaik di tempat yang paling tidak kita sangka. Mari kembali ke pangan lokal, karena yang mahal belum tentu lebih baik daripada yang ada di depan mata kita.
Next News

Mengapa Kucing Malah Memilih Orang yang Tidak Mencari Perhatian?
3 hours ago

Penyebab Kaos Kaki Cepat Robek dan Kapan Waktunya Dibuang
4 hours ago

Rahasia Mengembalikan Putih Bersih Baju yang Terkena Getah Lengket
5 hours ago

Stop Buang Biji Labu! Inilah Manfaat Luar Biasa yang Lo Lewatin
6 hours ago

Stop Buang Kulit Manggis! Kenali Kandungan Ajaib di Dalamnya
9 hours ago

Mengenal Khasiat Habbatussauda: Tradisi yang Didukung Ilmu Medis
8 hours ago

Mirip Tapi Beda, Yuk Kenali Perbedaan Temulawak vs Temu Putih
10 hours ago

Fakta Nutrisi dan Manfaat Labu Kuning Superfood Lokal Anti Mahal
11 hours ago

Tips Ampuh Usir Rasa Mengganjal di Tenggorokan Saat Bangun Pagi
12 hours ago

Kenapa Makan Sayur Terasa Seperti Kerja Paksa? Ini Jawabannya
13 hours ago






