Pensiun Nyetrika! Kenali 6 Jenis Bahan Baju Anti-Lecek
Refa - Wednesday, 25 March 2026 | 01:00 PM


Seni Menjadi Kaum Mager yang Tetap Rapi: Mengenal Bahan Kain Anti Setrika
Mari kita jujur satu sama lain. Di antara semua pekerjaan rumah tangga yang ada, menyetrika baju seringkali duduk di peringkat pertama sebagai kegiatan yang paling menyebalkan. Bayangkan saja, di tengah cuaca Indonesia yang makin hari makin berasa seperti simulasi neraka bocor, kita masih harus berdiri di depan papan setrika, memegang benda panas, dan berkeringat demi meluruskan serat-serat kain yang bandel. Belum lagi kalau ingat token listrik yang bunyi "pip-pip-pip" lebih sering gara-gara pemakaian setrika yang durasinya bisa berjam-jam kalau tumpukannya sudah setinggi Gunung Semeru.
Menyetrika itu menyita waktu, tenaga, dan tentu saja saldo rekening untuk membayar tagihan listrik. Padahal, waktu dua jam yang kita habiskan untuk melicinkan kemeja itu bisa dipakai buat scroll TikTok, maraton serial Netflix, atau sekadar tidur siang yang berkualitas. Nah, solusinya bukan berhenti pakai baju, ya, tapi jadi lebih pintar dalam memilih material pakaian. Era sekarang sudah canggih, kawan. Kita bisa tetap tampil perlente dan rapi tanpa harus menyentuh setrika sama sekali. Kuncinya cuma dengan kenali jenis bahannya.
1. Polyester
Kalau bicara soal kain yang nggak gampang lecek, polyester adalah rajanya. Serat sintetis ini punya elastisitas yang luar biasa. Mau kamu lipat sekecil apa pun, atau kamu taruh di tumpukan baju paling bawah sekalipun, begitu diambil dan digerakkan sedikit, dia bakal kembali ke bentuk semula. Polyester ini ibarat teman yang tetap tenang meskipun diterpa badai kehidupan.
Banyak orang dulu antipati sama polyester karena dianggap panas. Tapi teknologi tekstil sekarang sudah gila-gilaan. Banyak campuran polyester yang rasanya adem di kulit tapi tetap menjaga sifat anti-kusutnya. Buat kamu yang mobilitasnya tinggi atau sering naik transportasi umum, baju berbahan polyester adalah penyelamat harga diri. Nggak ada lagi drama baju kucel setelah desak-desakan di KRL.
2. Crinkle
Dunia fashion itu kadang lucu, tapi kita harus berterima kasih pada tren bahan crinkle. Sesuai namanya, bahan ini memang punya tekstur berkerut atau kusut secara alami. Jadi, kalau kamu pakai baju berbahan crinkle, orang nggak akan tahu apakah itu belum disetrika atau memang modelnya begitu. Jenius, kan?
Bahan crinkle, terutama jenis airflow, sekarang lagi naik daun banget. Selain nggak perlu disetrika, kain ini biasanya jatuh (flowy) dan sangat ringan. Cocok banget buat kaum mager yang tetap pengen kelihatan stylish ala-ala selebgram tanpa harus mandi keringat di depan papan setrika. Cukup cuci, jemur pakai hanger, dan voila! Langsung masuk lemari dan siap pakai kapan saja.
3. Jersey
Kalau kamu suka gaya sporty atau casual, bahan jersey adalah pilihan mutlak. Biasanya bahan ini dipakai untuk kaos bola atau pakaian olahraga, tapi sekarang banyak juga dress atau gamis yang pakai bahan jersey. Kenapa jersey nggak perlu disetrika? Karena seratnya sangat fleksibel dan cenderung berat, sehingga saat digantung, gravitasi bumi akan membantu meluruskan kerutan-kerutannya sendiri.
Jersey juga punya kemampuan menyerap keringat yang lumayan oke. Buat yang hobi traveling, baju berbahan jersey ini wajib masuk koper. Kamu bisa gulung-gulung bajunya biar muat banyak di tas, dan pas sampai hotel, kamu tinggal pakai tanpa perlu repot pinjam setrika ke resepsionis.
4. Denim
Siapa sih yang nggak punya jeans? Denim adalah salah satu bahan paling jujur di dunia. Dia tebal, kuat, dan sejujurnya, menyetrika denim itu adalah pekerjaan sia-sia. Serat denim yang kaku justru akan terlihat aneh kalau disetrika sampai terlalu licin. Tekstur asli denim itulah yang memberikan karakter pada penampilanmu.
Sebenarnya, terlalu sering menyetrika denim dengan suhu tinggi malah bisa merusak serat kainnya dan memudarkan warnanya lebih cepat. Jadi, kalau ada yang protes celana jeans kamu kelihatan agak berkerut di bagian belakang lutut, bilang saja itu namanya natural fading dan estetika maskulin. Hemat listrik, hemat tenaga, gaya tetap terjaga.
5. Bahan Knit atau Rajut
Baju-baju rajut atau knitwear adalah sahabat terbaik saat musim hujan. Selain memberikan kehangatan, bahan ini punya struktur yang rapat namun elastis. Logikanya sama dengan jersey; serat rajutan itu sulit untuk mempertahankan bekas lipatan yang tajam, jadi dia akan selalu terlihat rapi.
Malah, ada aturan tak tertulis bahwa baju rajut itu dilarang keras terkena panas setrika secara langsung. Panas setrika bisa membuat seratnya menciut atau malah melar nggak karuan. Jadi, alasan kita nggak menyetrika bahan knit bukan cuma karena malas, tapi demi kelestarian baju itu sendiri. Benar-benar alasan yang sangat valid untuk menghemat listrik, kan?
6. Scuba
Bahan scuba ini sempat viral beberapa tahun lalu, terutama untuk masker dan dress formal. Teksturnya yang tebal dan agak membal mirip busa tipis membuatnya mustahil untuk kelihatan lecek. Mau kamu remas-remas seperti apa pun, dia bakal balik lagi jadi rata.
Banyak wanita menyukai bahan ini untuk rok atau blazer karena memberikan kesan tegas dan rapi tanpa usaha lebih. Pakaian berbahan scuba benar-benar definisi wash and wear. Keluar dari jemuran, langsung eksekusi buat pergi ke kondangan atau rapat di kantor.
Tips Tambahan Agar Baju Tetap Rapi Tanpa Setrika
Meskipun bahan-bahan di atas adalah pejuang anti-setrika, tetap ada triknya biar hasilnya maksimal. Pertama, perhatikan saat menjemur. Begitu mesin cuci selesai berputar, langsung ambil pakaiannya, kibaskan dengan kuat beberapa kali (tepuk-tepuk biar seratnya lurus), lalu gantung pakai hanger yang pas. Jangan biarkan baju menumpuk terlalu lama di dalam mesin cuci karena itu adalah sarang kerutan permanen.
Kedua, soal cara menyimpan. Kalau lemari kamu sudah penuh sesak sampai baju harus dijejal-jejal, bahan apa pun pasti bakal lecek juga. Berikan ruang nafas di dalam lemari atau gunakan metode gantung (hanging) daripada dilipat untuk bahan-bahan yang licin.
Kesimpulannya, menjadi hemat listrik dan praktis itu bukan berarti kita harus terlihat berantakan. Dengan memilih jenis bahan kain yang tepat, kita bisa mengalokasikan energi kita (dan energi listrik bumi) untuk hal-hal yang lebih bermakna. Jadi, kapan terakhir kali kamu mematikan setrika selamanya? Mungkin sekarang saatnya kamu mulai kurasi isi lemari dan beralih ke tim "Anti Setrika Club". Hidup sudah rumit, jangan ditambah dengan urusan meluruskan kerah kemeja tiap pagi!
Next News

Mengapa Lampion Identik dengan Budaya Tionghoa? Ini Jawabannya
in 6 hours

Benarkah Madu Bisa Kedaluwarsa? Cek Faktanya di Sini!
in 5 hours

Gemoy Maksimal! Inilah Daya Tarik Kelinci yang Bikin Gemas
in 4 hours

Fakta Menarik: Alasan Kenapa Pelangi Selalu Berbentuk Busur
in 3 hours

Waspada Bahaya Lumut di Dasar Botol Minum, Segera Bersihkan!
in 2 hours

Berpikir Kritis di Era Digital dan Cara Menghindari Jebakan Hoaks
in 3 hours

Ubah Insecure Jadi Motivasi Tanpa Merasa Tertinggal
in 2 hours

Panduan Membaca Label Baju Supaya Tidak Cepat Rusak
in an hour

Kenapa Jadi Malas Kerja? Cek Kondisi Meja Kerjamu Sekarang
in an hour

Dehidrasi Bikin Mood Berantakan, Yuk Rutin Minum Air Putih!
in 5 minutes






