Jajanan Tradisional Indonesia Rendah Kalori Cocok Untuk Diet
Nisrina - Sunday, 22 February 2026 | 07:45 AM


Siapa yang tidak suka mengemil. Kebiasaan makan jajanan atau camilan di sela sela waktu makan utama memang sangat menyenangkan dan sulit untuk dihentikan. Namun bagi Anda yang sedang menjalani program diet atau sekadar ingin menjaga berat badan kebiasaan mengemil sering kali menjadi musuh terbesar. Sebagian besar camilan modern yang beredar di pasaran saat ini sangat sarat akan kalori kosong, gula buatan, dan lemak jenuh yang siap membuat jarum timbangan Anda melonjak tajam.
Namun tahukah Anda bahwa nenek moyang kita sebenarnya telah mewariskan budaya kuliner yang jauh lebih sehat. Jika kita menengok kembali ke masa lalu dan mengeksplorasi ragam jajanan tradisional Indonesia kita akan menemukan banyak sekali pilihan camilan yang lezat namun tetap rendah kalori. Jajanan pasar tempo dulu diciptakan dengan kearifan lokal yang mengutamakan fungsi bahan pangan alami tanpa tambahan zat kimia atau pemanis yang berlebihan.
Artikel ini akan mengajak Anda bernostalgia sekaligus membedah lima jajanan tradisional Indonesia yang sangat bersahabat bagi lingkar perut Anda. Kita juga akan menelusuri fakta sejarah yang sangat menarik mengenai alasan mengapa makanan ringan pada zaman dahulu memiliki kandungan kalori yang jauh lebih rendah dibandingkan makanan ringan zaman sekarang. Mari kita bahas satu per satu agar Anda bisa ngemil enak tanpa rasa bersalah.
Alasan Sejarah Mengapa Makanan Zaman Dulu Lebih Sehat
Sebelum membahas daftar makanannya sangat menarik untuk mengulik latar belakang sosiologis dan sejarah kuliner nusantara. Mengapa jajanan tradisional zaman dahulu secara alami memiliki kalori yang rendah. Jawabannya terletak pada kondisi perekonomian dan ketersediaan bahan pokok pada masa lampau yang jauh berbeda dengan kondisi kita saat ini.
Pada zaman dahulu gula pasir atau gula tebu adalah komoditas mewah yang harganya sangat mahal. Gula sering kali difokuskan untuk komoditas ekspor pada zaman penjajahan sehingga rakyat biasa sangat membatasi penggunaannya. Pemanis yang digunakan biasanya hanyalah gula aren atau gula kelapa murni itu pun dalam takaran yang sangat sedikit. Selain itu ketersediaan minyak goreng juga sangat terbatas. Minyak kelapa harus dibuat secara manual dengan proses yang panjang sehingga metode memasak zaman dulu lebih banyak didominasi oleh teknik mengukus, merebus, memanggang, atau fermentasi.
Faktor yang paling menentukan adalah tujuan dari makan itu sendiri. Rata rata masyarakat zaman dahulu makan untuk bertahan hidup dan mendapatkan energi agar kuat bekerja seharian di ladang atau sawah. Tujuan makan bukanlah sekadar untuk memuaskan lidah atau mencari kesenangan semata seperti tren wisata kuliner saat ini. Pola pikir yang fungsional inilah yang melahirkan jajanan yang sederhana padat gizi namun tidak berlebihan kalori.
1. Kerupuk Nasi Camilan Renyah Minim Limbah

Jajanan rendah kalori pertama yang wajib Anda lirik adalah kerupuk nasi. Camilan ini adalah bukti nyata betapa briliannya budaya zero waste atau bebas limbah pangan di kalangan masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu. Nasi sisa semalam yang tidak habis dimakan tidak pernah dibuang begitu saja.
Nasi sisa tersebut akan ditumbuk halus, diberi bumbu dasar berupa bawang putih dan ketumbar, lalu dijemur di bawah terik matahari hingga benar benar kering kerontang. Karena terbuat murni dari butiran nasi tanpa tambahan tepung kanji yang berlebihan kerupuk nasi ini memiliki tekstur yang sangat ringan. Untuk versi yang paling rendah kalori kerupuk nasi tradisional ini bahkan bisa dimasak dengan cara disangrai menggunakan pasir panas, bukan digoreng dalam genangan minyak kelapa sawit.
2. Opak Tipis Gurihnya Singkong Panggang

Pilihan kedua yang sangat direkomendasikan untuk menemani waktu santai Anda adalah opak tipis. Perlu dicatat dengan baik bahwa yang dimaksud di sini adalah opak tipis yang terbuat dari singkong parut, bukan opak ketan yang tebal dan padat kalori.
Singkong adalah sumber karbohidrat kompleks yang sangat kaya akan serat. Untuk membuat opak singkong parut akan dipipihkan hingga menjadi lembaran yang sangat tipis sebelum dijemur dan dimasak. Karena bentuknya yang setipis kertas porsi kalori dalam satu keping opak ini sangatlah kecil. Anda bisa mengunyah beberapa lembar opak tipis ini tanpa perlu khawatir merusak batas defisit kalori harian Anda. Rasanya yang gurih alami dan teksturnya yang renyah dijamin akan membuat mulut Anda terpuaskan.
3. Rengginang Tipis Sensasi Beras Ketan Kering

Mendengar kata rengginang mungkin Anda langsung teringat pada kaleng biskuit legendaris di meja tamu saat hari raya. Rengginang memang identik dengan jajanan kampung yang gurih. Namun untuk versi diet pilihlah rengginang tipis.
Rengginang terbuat dari beras ketan yang dikukus, dibumbui dengan terasi atau bawang putih, lalu dicetak dan dijemur hingga kering. Versi rengginang tipis menggunakan jumlah butiran beras ketan yang jauh lebih sedikit dibandingkan rengginang tebal yang biasa dijual di pasaran. Kunci agar rengginang ini tetap rendah kalori adalah pada proses pengeringannya yang maksimal. Rengginang yang benar benar kering akan mengembang sempurna saat terkena sedikit panas tanpa harus menyerap banyak minyak goreng ke dalam pori porinya.
4. Growol Polos Fermentasi Singkong Kaya Probiotik

Beralih ke daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta ada jajanan super sehat yang bernama growol. Growol mungkin terdengar asing bagi sebagian generasi milenial namun makanan ini adalah primadona bagi kesehatan pencernaan. Growol terbuat dari singkong yang direndam dalam air selama beberapa hari hingga mengalami proses fermentasi alami sebelum akhirnya dikukus.
Proses fermentasi ini menghasilkan bakteri baik atau probiotik yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan usus dan melancarkan pencernaan. Rasa dari growol sedikit asam dan tawar. Untuk menjaga asupan kalori pastikan Anda mengonsumsi growol polos. Hindari menambahkan taburan kelapa parut manis atau siraman gula merah cair agar manfaat diet dari makanan berserat tinggi ini bisa Anda dapatkan secara maksimal.
5. Tiwul Polos Pengganti Nasi Tinggi Serat

Jajanan rendah kalori kelima yang menutup daftar ini adalah tiwul. Sama seperti growol tiwul juga berbahan dasar singkong. Singkong dikeringkan hingga menjadi gaplek lalu ditumbuk halus menjadi tepung sebelum dikukus. Pada zaman penjajahan ketika beras sangat langka tiwul menjadi makanan pokok andalan masyarakat di kawasan pegunungan kapur.
Tiwul memiliki indeks glikemik yang jauh lebih rendah dibandingkan nasi putih biasa. Artinya karbohidrat di dalam tiwul diserap secara perlahan oleh tubuh sehingga kadar gula darah Anda tetap stabil dan Anda akan merasa kenyang lebih lama. Untuk menjadikannya camilan diet yang sempurna pilihlah tiwul polos. Anda harus menahan godaan untuk mencampurkannya dengan sisiran gula merah dan parutan kelapa yang biasanya menjadi topping wajib jajanan pasar ini.
Budaya kuliner tradisional nusantara menyimpan banyak sekali rahasia kesehatan yang mulai dilupakan oleh zaman modern. Dengan memilih jajanan seperti kerupuk nasi, opak tipis, rengginang tipis, growol polos, dan tiwul polos Anda tidak hanya sedang menyelamatkan program diet Anda tetapi juga sedang ikut melestarikan warisan kecerdasan nenek moyang bangsa Indonesia. Mulai sekarang jadilah lebih bijak dalam memilih camilan agar tubuh tetap sehat dan lingkar pinggang tetap terjaga.
Next News

Menahan Lapar Itu Mudah, Menahan Nafsu Makan Saat Maghrib?
in 5 hours

Cara Meminta Maaf yang Benar Agar Masalah Tidak Semakin Runyam
in 7 hours

Ringan Seperti Awan, Inilah Keunggulan Mukena Bahan Rayon
in 6 hours

Mukena Serasa Sauna? Ini Tips Pilih Bahan yang Sejuk
in 6 hours

Cara Ampuh Atasi Aroma Lembap pada Sajadah dan Mukena
in 5 hours

Masuk Angin atau Kelelahan? Kenali Gejalanya Agar Cepat Sembuh
in 6 hours

Sayangi Telingamu! Hindari 5 Kebiasaan Buruk yang Dianggap Normal
in 4 hours

Mitos atau Fakta: Makan Karbo Malam Hari Bikin Berat Badan Naik
in 5 hours

Jangan Cuma Skin Care, Pendengaran Juga Butuh Perawatan!
in 3 hours

Cara Efektif Decluttering Tanpa Terjebak Kenangan Masa Lalu
in 4 hours






