5 Komoditas Pangan Alami Kenaikan Jelang Nataru
Nisrina - Friday, 19 December 2025 | 07:48 AM


Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, pasar tradisional maupun modern seolah memiliki ritme tersendiri. Permintaan yang melonjak bertemu dengan kendala cuaca sering kali membuat grafik harga bergerak ke kanan atas. Berdasarkan pantauan data PIHPS Nasional terkini di bulan Desember, berikut adalah daftar komoditas yang perlu Anda antisipasi sebelum pergi ke pasar.
1. Cabai Rawit Merah (Sang Juara Tertinggi)
Komoditas satu ini memegang rekor kenaikan paling tajam. Harga si kecil pedas ini telah menembus angka Rp74.800 per kilogram. Tingginya curah hujan di berbagai sentra produksi membuat panen tidak maksimal dan distribusi terhambat. Bagi pecinta sambal, ini adalah momen untuk sedikit berhemat atau mulai melirik cabai kering sebagai alternatif.
2. Telur Ayam Ras (Idola Pembuat Kue)
Telur ayam ras menjadi komoditas yang paling dicari saat ini, terutama untuk kebutuhan membuat kue kering dan hidangan spesial Natal. Tingginya permintaan tersebut mengerek harga telur hingga menyentuh Rp33.000 per kilogram. Kenaikan ini cukup signifikan jika dibandingkan dengan harga normalnya yang biasanya bermain di angka dua puluhan ribu.
3. Duo Bawang (Merah dan Putih)
Bumbu dasar masakan Indonesia ini juga tidak luput dari penyesuaian harga. Bawang merah kini berada di kisaran Rp52.850 per kilogram, sementara bawang putih menguntit di harga Rp40.000 per kilogram. Kenaikan ini perlu disiasati dengan penyimpanan yang benar agar bawang tidak cepat busuk dan terbuang percuma.
4. Daging Ayam dan Sapi (Menu Utama Pesta)
Bagi Anda yang merencanakan acara bakar-bakar atau barbeque di malam pergantian tahun, siapkan anggaran lebih. Daging ayam ras kini dibanderol sekitar Rp41.700 per kilogram. Sementara itu, daging sapi kualitas super masih kokoh di angka Rp141.000-an per kilogram. Meski mahal, kualitas daging segar tetap menjadi prioritas untuk hidangan keluarga yang lezat.
5. Minyak Goreng dan Beras (Pondasi Dapur)
Kabar yang sedikit lebih tenang datang dari sektor ini. Meski tidak murah, pergerakannya relatif lebih stabil dibandingkan cabai. Minyak goreng curah ada di kisaran Rp18.850 per liter, sedangkan yang kemasan bermerek mencapai Rp22.000-an. Untuk beras, varian kualitas medium masih bertahan di harga rata-rata Rp15.000-an per kilogram.
Next News

Cashless Society: Siapkah Kita Hidup Tanpa Uang Tunai?
11 days ago

Split Bill: Solusi Patungan yang Makin Populer di Kalangan Anak Muda
11 days ago

PayLater Semakin Populer, Kemudahan atau Godaan Belanja?
11 days ago

QRIS: Mengapa Satu Kode QR Bisa Dipakai di Berbagai Aplikasi?
11 days ago

Teknologi Finansial dalam Kehidupan Sehari-hari: Cara Baru Kita Mengelola dan Menggunakan Uang
11 days ago

Dari Sosmed ke Bursa: Panduan Lengkap Mengenal Istilah IPO
15 days ago

Isi Bensin Bikin Stres? Rahasia Hemat BBM Biar Dompet Sehat
15 days ago

Nyesek Kena Tipu Harga Pasar? Ini Cara Menghindarinya
17 days ago

Strategi Manajer Investasi Afrika Selatan Borong Aset Murah di RI
18 days ago

Tips Bisnis Mengikuti Tren: Cara Hindari Rugi Stok Menumpuk
25 days ago

