Ternyata Ini Alasan Orang Susah Fokus di Pagi Hari
Refa - Thursday, 08 January 2026 | 08:30 AM


Pernahkah mengalami momen seperti ini. Tubuh sudah duduk tegak di depan meja kerja pukul 08.00 pagi, jari-jari sudah siap di atas keyboard, tapi otak rasanya kosong melompong? Kalimat yang dibaca harus diulang tiga kali baru paham. Niat membalas email malah berakhir melamun menatap dinding selama sepuluh menit. Orang sering menyebut kondisi ini sebagai "nyawa belum kumpul" atau loading lama.
Seringkali, rasa lamban ini memicu rasa bersalah. Kita menganggap diri sendiri malas atau kurang disiplin karena tidak bisa langsung sat-set produktif begitu matahari terbit. Padahal, ketidakmampuan untuk langsung fokus di pagi hari adalah fenomena biologis yang wajar. Tubuh manusia bukanlah mesin yang punya tombol ON/OFF instan.
Berikut adalah beberapa alasan ilmiah dan manusiawi mengapa otak seringkali menolak diajak lari kencang di pagi hari.
Mabuk Tidur (Sleep Inertia)
Pernah merasa pening dan bingung sesaat setelah bangun? Itu bukan karena mimpi buruk, melainkan kondisi yang disebut Sleep Inertia.
Saat bangun, otak tidak langsung beralih dari mode "tidur" ke mode "sadar penuh" dalam satu detik. Ada fase transisi di mana bagian otak yang mengatur logika dan pengambilan keputusan (Prefrontal Cortex) masih belum aktif sempurna. Ibarat mesin mobil tua di cuaca dingin, ia butuh waktu untuk dipanaskan sebelum bisa dipacu.
Fase ini bisa berlangsung 15 menit hingga satu jam. Jadi, memaksa otak mengerjakan tugas berat di fase ini sama saja dengan memaksa orang yang baru belajar jalan untuk lari maraton.
Jebakan Tombol Snooze
Niatnya ingin tidur "lima menit lagi", tapi efeknya justru merusak mood seharian. Menekan tombol snooze di alarm sebenarnya mengacaukan siklus tidur.
Saat alarm pertama berbunyi, tubuh dipaksa bangun. Saat kita tidur lagi, tubuh mengira ia boleh masuk ke fase tidur nyenyak (Deep Sleep) lagi. Ketika alarm kedua berbunyi 10 menit kemudian, tubuh ditarik paksa keluar dari fase tidur dalam itu. Akibatnya, rasa pening dan linglung (brain fog) justru menjadi dua kali lipat lebih berat daripada jika langsung bangun di alarm pertama.
Tubuh Kekeringan Semalaman
Selama 7-8 jam tidur, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan sama sekali, padahal proses metabolisme tetap berjalan. Saat bangun, kita sebenarnya sedang dalam kondisi dehidrasi ringan.
Otak manusia sangat sensitif terhadap kekurangan cairan. Dehidrasi sedikit saja bisa menyebabkan penurunan konsentrasi, sakit kepala ringan, dan rasa lelah. Sayangnya, banyak orang yang justru langsung mencari kopi (yang bersifat diuretik/menyerap cairan) alih-alih minum segelas air putih hangat terlebih dahulu.
Mungkin Memang Bukan Morning Person
Ini adalah faktor genetika yang sering dilupakan. Setiap orang punya Chronotype atau jam biologis internal yang berbeda.
Ada tipe Lark (burung pagi) yang energinya memuncak di pagi hari, dan ada tipe Owl (burung hantu) yang otaknya baru "panas" menjelang siang atau sore hari. Bagi tipe Owl, dipaksa fokus penuh pada pukul 7 pagi adalah perjuangan biologis melawan ritme alami tubuhnya sendiri.
Ini bukan soal malas, tapi soal genetik. Memaksakan standar produktivitas pagi yang sama untuk semua orang seringkali tidak adil dan tidak efektif.
Next News

Kenapa Rajaban Selalu Dinanti? Tradisi Jawa Rayakan Isra’ Mi’raj dengan Cara Berbeda
in 7 hours

Mengapa Isra’ Mi’raj Terjadi Setelah Tahun Kesedihan? Ini Jawabannya
in 6 hours

Salat Masih Terasa Hampa? Coba Renungi Makna Al-Fatihah Ayat per Ayat
in 6 hours

Sholat Sering Melamun? Coba 6 Teknik Ini agar Lebih Khusyuk
in 5 hours

Bukan Beban, Ini Alasan Sholat Disebut Hadiah Langsung dari Allah
in 4 hours

Bagaimana Danur Mengubah Takdir Karier Prilly Latuconsina Selamanya
in 5 hours

Kupas Tuntas Penyebab Kebocoran Halus pada Ban Tubeless yang Sering Luput dari Pandangan
in 5 hours

Ini Cara Tepat Membersihkan Motor Setelah Terabas Hujan Agar Awet
in 4 hours

Bagaimana Gelombang Alfa Menentukan Batas Antara 'Aku' dan Dunia Luar
in 3 hours

Sekali Coba Pasti Ketagihan! Ini Resep Nasi Bogana Lengkap ala Tradisi
in 4 hours






