Renovasi Cerdas Ini Bikin Rumah Tetap Kering Walau Tetangga Kebanjiran
Refa - Wednesday, 10 December 2025 | 04:30 PM


Tinggal di kawasan langganan banjir memang menjadi tantangan tersendiri, terutama saat musim hujan mencapai puncaknya di bulan Desember seperti sekarang. Rasa was-was setiap kali hujan deras turun bisa sangat menguras energi mental. Pindah rumah mungkin bukan opsi yang mudah bagi semua orang, namun bukan berarti penghuni harus pasrah menerima nasib rumahnya tergenang air setiap tahun.
Dengan sedikit rekayasa teknik dan renovasi yang tepat, sebuah hunian bisa disulap menjadi benteng yang tangguh menghadapi genangan. Berikut adalah beberapa strategi pertahanan rumah yang bisa diterapkan untuk meminimalkan risiko masuknya air, meskipun jalanan di depan rumah sudah berubah menjadi sungai.
Meninggikan Level Lantai Dasar
Solusi paling permanen dan efektif tentu saja adalah mengubah elevasi rumah. Meninggikan lantai dasar setidaknya 30 hingga 50 sentimeter di atas titik banjir tertinggi yang pernah tercatat di lingkungan tersebut adalah investasi jangka panjang terbaik.
Proses ini memang memakan biaya dan waktu karena sering kali mengharuskan pengurukan tanah dan pemasangan keramik baru. Namun, ketenangan pikiran yang didapat sebanding dengan biayanya. Jika meninggikan seluruh lantai rumah dirasa terlalu berat, prioritas bisa diberikan pada area vital seperti kamar tidur utama dan ruang keluarga agar barang-barang berharga tetap aman.
Pasang Katup Satu Arah pada Saluran Pembuangan
Sering kali air masuk bukan melalui pintu depan, melainkan menyembur keluar dari lubang pembuangan di kamar mandi atau dapur. Fenomena ini disebut backflow, di mana air selokan yang penuh mendesak masuk kembali ke dalam rumah melalui pipa drainase.
Solusi murah namun sangat krusial adalah memasang check valve atau katup satu arah (klep) pada setiap saluran pipa pembuangan menuju got utama. Alat kecil ini bekerja secara otomatis. Katup akan terbuka saat air dari dalam rumah mengalir keluar, dan akan menutup rapat secara otomatis jika ada tekanan air dari arah sebaliknya (luar rumah). Pemasangan klep ini mencegah rumah kebanjiran "dari dalam".
Membuat Tanggul Pintu atau Dam Lepas Pasang
Bagi rumah yang posisinya lebih rendah dari jalan, pembuatan tanggul permanen di pagar depan sering kali diperlukan. Namun, untuk estetika dan akses keluar masuk kendaraan, penggunaan flood barrier atau dam lepas pasang jauh lebih disarankan.
Penghuni bisa membuat slot besi di sisi kanan dan kiri pintu gerbang atau pintu utama. Saat hujan deras turun, papan kayu tebal, pelat besi, atau aluminium yang sudah dilapisi karet kedap air tinggal diselipkan ke dalam slot tersebut. Papan ini berfungsi sebagai bendungan sementara yang menahan air jalanan agar tidak masuk ke halaman atau ruang tamu.
Sumur Resapan dan Biopori di Halaman
Terkadang banjir disebabkan oleh air hujan yang jatuh di halaman sendiri dan tidak bisa mengalir keluar karena selokan penuh. Untuk mengatasi ini, prinsip "menabung air" harus diterapkan dengan membuat sumur resapan atau lubang biopori sebanyak mungkin di halaman.
Lubang-lubang ini membantu air hujan meresap ke dalam tanah dengan cepat alih-alih menggenang di permukaan. Selain mengurangi risiko banjir lokal, cara ini juga membantu menjaga cadangan air tanah di lingkungan sekitar agar tidak kekeringan saat musim kemarau.
Siapkan Lubang dan Pompa Celup Otomatis
Sebagai pertahanan lapis terakhir, sistem pompa air harus disiapkan. Strategi ini melibatkan pembuatan sump pit atau lubang penampungan kecil di titik terendah rumah. Fungsinya adalah untuk menampung rembesan air yang mungkin masih lolos masuk.
Di dalam lubang tersebut, dipasang pompa celup (submersible pump) yang dilengkapi pelampung otomatis. Begitu air di lubang mencapai ketinggian tertentu, pompa akan menyala sendiri dan membuang air tersebut keluar area rumah melalui selang fleksibel. Sistem ini memastikan rumah tetap kering bahkan saat penghuni sedang tertidur lelap atau tidak berada di tempat.
Menghadapi banjir memang butuh strategi berlapis. Kombinasi antara penghalang fisik dan teknologi sederhana bisa mengubah rumah di kawasan rawan menjadi pulau kering yang aman dan nyaman.
Next News

Malam Paling Agung di Masjidil Aqsa Saat Nabi Muhammad SAW Menjadi Imam Seluruh Nabi
23 minutes ago

4 Lokasi Bersejarah yang Disinggahi dan Menjadi Tempat Sholat Rasulullah Saat Isra' Mi'raj
an hour ago

Bukan Sekadar Perjalanan, Ini Protokol Langit Saat Nabi Muhammad SAW Naik Buraq
an hour ago

Langkahnya Sejauh Pandangan Mata, Keajaiban Buraq dalam Peristiwa Isra’ Mi’raj
an hour ago

Kenapa Rajaban Selalu Dinanti? Tradisi Jawa Rayakan Isra’ Mi’raj dengan Cara Berbeda
2 hours ago

Mengapa Isra’ Mi’raj Terjadi Setelah Tahun Kesedihan? Ini Jawabannya
2 hours ago

Salat Masih Terasa Hampa? Coba Renungi Makna Al-Fatihah Ayat per Ayat
3 hours ago

Bukan Sihir! Penyakit Aneh Ini Bisa Bikin Kamu Mabuk Berat Cuma Gara-gara Sepotong Roti
an hour ago

Sholat Sering Melamun? Coba 6 Teknik Ini agar Lebih Khusyuk
4 hours ago

Bukan Beban, Ini Alasan Sholat Disebut Hadiah Langsung dari Allah
4 hours ago






