

Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan pandangan dan saran mengenai teknik yang efektif dalam menelusuri dugaan korupsi pada proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh). Prinsip utamanya adalah "Jangan Penggal Kepala Naga Dulu," sebuah metafora dalam penegakan hukum yang menyarankan agar penyidik tidak langsung menargetkan aktor utama (koruptor kelas kakap) di awal proses. Sebaliknya, proses penyelidikan harus dimulai secara sistematis dari bagian terbawah atau "ekor" kasus.
Mantan penyidik KPK tersebut menyarankan agar penelusuran dugaan korupsi Whoosh dimulai dari "hililrnya", yaitu pada proses pengadaan lahan. Menurutnya, aspek ini adalah yang paling kasat mata dan mudah untuk diidentifikasi penyimpangannya. Fokus utama harus diletakkan pada pemeriksaan apakah pembayaran lahan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan objek yang seharusnya, misalnya, apakah pembayaran untuk lahan yang diklaim sebagai pabrik atau rumah benar-benar diverifikasi kebenarannya.
Proyek Whoosh menjadi sorotan tajam karena adanya dugaan mark-up biaya yang sangat signifikan. Salah satu fakta yang memicu kecurigaan adalah perbandingan biaya pembangunan per kilometer. Disebutkan bahwa biaya per satu kilometer kereta Whoosh mencapai $52 juta AS, padahal biaya konstruksi di Tiongkok sendiri hanya sekitar $17–18 juta AS. Kenaikan biaya hingga tiga kali lipat ini menuntut KPK untuk menelusuri secara mendalam siapa pihak yang bertanggung jawab menaikkan anggaran dan ke mana aliran dana tersebut.
Dugaan kuat adanya penyimpangan dalam proyek strategis nasional ini direspons serius oleh KPK. Lembaga antirasuah tersebut telah memulai penyelidikan terkait dugaan korupsi dalam proyek Whoosh sejak awal tahun 2025, dengan fokus pada unsur-unsur pidana. KPK juga secara resmi mengimbau pihak yang memiliki informasi, seperti Prof. Mahfud (yang menyoroti perbedaan biaya), untuk membuat laporan resmi agar proses hukum dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur, sekaligus mengonfirmasi komitmennya untuk mengungkap fakta dan memastikan akuntabilitas proyek tersebut.
Next News

Alumni LPDP Wajib Tahu! Mengenal Aturan Pengabdian 2N dan Syarat Bekerja di Luar Negeri
7 days ago

Cara Mengajukan Pinjaman Pegadaian Lewat Aplikasi Digital Tanpa Datang ke Cabang
7 days ago

Panduan Lengkap Cara Mendapat Pinjaman Tanpa Jaminan di Pegadaian Tahun 2026
7 days ago

Fakta Menarik The Art of Sarah Drama Korea Thriller Viral di Netflix
8 days ago

Konser Swara Semesta Surabaya Bersama King Nassar
8 days ago

Lukisan Kuda Api SBY dan Deretan Karya Seni Fenomenalnya
10 days ago

Berburu Sembako Murah di Gebyar Ramadhan Disperindag Jatim 2026
11 days ago

6 Film Bioskop Indonesia Siap Tayang Lebaran 2026
12 days ago

Aturan Baru Inggris Larang Anak di Bawah 16 Tahun Main Media Sosial
13 days ago

Fakta Menarik Film Minions Monsters Tayang Juli 2026
14 days ago






