Ceritra
Ceritra Update

Nyawa Taruhannya Saat Rel Kereta Jadi Tempat Bermain Anak

Nisrina - Friday, 02 January 2026 | 01:45 PM

Background
Nyawa Taruhannya Saat Rel Kereta Jadi Tempat Bermain Anak
Tangkapan layar dua anak perempuan yang melakukan adegan berbahaya di perlintasan sebidang di Sidoarjo. (Istimewa/)

Jagat maya baru saja dihebohkan oleh sebuah video viral yang membuat jantung siapa pun yang melihatnya berdegup kencang. Di Sidoarjo dua orang anak tertangkap kamera melakukan aksi nekat menghadang laju kereta api Commuter Line yang sedang melintas kencang. Pemandangan ini bukan sekadar kenakalan anak-anak biasa yang bisa dimaklumi dengan senyuman. Ini adalah detik-detik mengerikan di mana batas antara hidup dan mati menjadi sangat tipis. Kepolosan anak-anak yang menganggap rel kereta sebagai arena bermain atau tempat uji nyali adalah cermin kelalaian kita bersama akan bahaya nyata yang mengintai di jalur besi tersebut.

Respons cepat yang dilakukan oleh PT KAI dalam menyikapi kejadian ini patut diacungi jempol karena mengedepankan sisi humanis. Alih-alih langsung membawa ranah hukum yang kaku, mereka memilih jalan edukasi dengan mendatangi rumah sang anak dan berdiskusi dengan orang tua mereka. Pendekatan persuasif ini menyiratkan pesan bahwa tujuan utamanya bukanlah menghukum ketidaktahuan anak, melainkan menanamkan kesadaran mendalam. Kunjungan petugas ke rumah warga menjadi pengingat bahwa keselamatan perjalanan kereta api bukan hanya tanggung jawab masinis atau petugas palang pintu, tetapi juga tanggung jawab setiap keluarga yang tinggal di sekitar jalur rel.

Fenomena anak bermain di rel kereta api sebenarnya adalah masalah klasik yang terus berulang karena kurangnya ruang bermain aman dan minimnya pengawasan. Rel kereta sering kali dianggap sebagai ruang terbuka yang mengasyikkan bagi anak-anak untuk berkumpul sore hari tanpa menyadari bahwa monster besi berbobot ratusan ton bisa lewat kapan saja. Masinis kereta api sering kali menjadi pihak yang paling trauma dalam situasi seperti ini karena mereka tidak bisa mengerem mendadak layaknya mobil atau motor. Dibutuhkan jarak ratusan meter bagi kereta untuk benar-benar berhenti sempurna, sehingga setiap detik keterlambatan menghindar bisa berujung pada tragedi yang tak terbayangkan.

Kejadian di Sidoarjo ini harus menjadi alarm keras bagi para orang tua untuk lebih ketat mengawasi buah hati mereka. Edukasi tentang bahaya di luar rumah harus dimulai dari meja makan keluarga. Kita harus menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa rel kereta api adalah area terlarang atau restricted area yang haram untuk disentuh, apalagi dijadikan tempat bermain. Tidak ada konten media sosial atau aksi gagah-gagahan yang sebanding dengan harga sebuah nyawa.

Mari kita jadikan peristiwa viral ini sebagai pelajaran berharga agar tidak ada lagi nyawa yang sia-sia di atas rel. Biarkan rel kereta tetap menjadi jalan sunyi yang hanya dilalui oleh kereta api. Tugas kita sebagai masyarakat adalah memastikan anak-anak kita bermain di tempat yang aman, jauh dari bahaya roda besi yang tak kenal ampun. Keselamatan adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar demi masa depan generasi penerus kita.

Logo Radio
🔴 Radio Live