Norwegia Ukir Sejarah Sebagai Negara Pertama yang Haramkan Deforestasi
Nisrina - Tuesday, 23 December 2025 | 10:33 AM


Di tenh riuh rendah perdebatan global mengenai krisis iklim yang tak kunjung usai, sebuah negara di kawasan Skandinavia memilih untuk mengambil langkah nyata yang berdampak raksasa. Norwegia secara resmi menobatkan dirinya sebagai negara pertama di dunia yang melarang praktik deforestasi atau penggundulan hutan secara total. Keputusan ini menjadi tonggak sejarah baru dalam upaya penyelamatan lingkungan global dan menjadi bukti bahwa komitmen politik dapat berjalan beriringan dengan pelestarian alam.
Langkah berani ini bukanlah keputusan yang diambil dalam semalam. Komitmen tersebut lahir dari rekomendasi Komite Tetap Energi dan Lingkungan Parlemen Norwegia. Mereka mengetuk palu kebijakan yang mewajibkan pemerintah untuk menerapkan kebijakan "nol deforestasi" dalam seluruh aspek pengadaan publiknya.
Poin paling menarik dari kebijakan ini terletak pada mekanismenya. Larangan ini tidak hanya berlaku untuk penebangan pohon di wilayah teritorial Norwegia sendiri, melainkan menyasar rantai pasok global yang jauh lebih luas.
Pemerintah Norwegia secara tegas menyatakan tidak akan memberikan kontrak pengadaan barang kepada perusahaan atau pihak mana pun yang produknya berkontribusi pada kerusakan hutan hujan tropis. Artinya uang pajak rakyat Norwegia tidak akan digunakan untuk membeli produk-produk yang dalam proses pembuatannya mengorbankan kelestarian hutan.
Kebijakan ini secara spesifik membidik empat komoditas utama yang selama ini kerap dituding sebagai biang kerok hilangnya paru-paru dunia. Keempat komoditas tersebut adalah daging sapi, kedelai, kayu tropis, dan minyak kelapa sawit. Dengan menutup pintu pasar pengadaan pemerintah bagi produk yang tidak ramah lingkungan, Norwegia berharap dapat memutus mata rantai ekonomi yang mendorong pembabatan hutan liar di negara-negara lain seperti Brasil, Argentina, maupun negara-negara di Asia Tenggara.
Konsistensi Sang Pelindung Hutan
Tindakan tegas ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari rekam jejak Norwegia yang konsisten sebagai pelindung hutan tropis dunia. Sebelumnya negara ini telah menggelontorkan dana miliaran dolar untuk membantu konservasi Hutan Amazon di Brasil. Mereka juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai negara berkembang untuk menciptakan skema perlindungan hutan yang berkelanjutan.
Apa yang dilakukan oleh Norwegia adalah sebuah pesan kuat kepada masyarakat internasional. Mereka membuktikan bahwa perlindungan lingkungan tidak cukup hanya dengan slogan kampanye, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan ekonomi yang mengikat.
Langkah Norwegia ini diharapkan dapat menjadi efek domino positif. Jika negara-negara maju lainnya seperti Inggris atau Jerman mengikuti jejak serupa, permintaan pasar terhadap produk hasil deforestasi akan menurun drastis. Hal ini pada akhirnya akan memaksa industri global untuk beralih ke praktik bisnis yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Bagi kita semua, keberanian Norwegia adalah sebuah suar harapan. Ini adalah bukti nyata bahwa manusia masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki hubungan dengan alam, asalkan ada kemauan politik yang kuat untuk memulainya.
Next News

Tak Punya Pohon Kakao, Tapi Swiss Jadi Raja Cokelat Dunia, Ini Rahasianya
3 hours ago

Di Balik Keputusan Elon Musk Membungkam Sisi Liar Grok
4 hours ago

Strategi Evelyn Afnilia Membidik Momen Emas Lebaran 2026 Lewat 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
5 hours ago

FIX! Jakarta Masuk Daftar, BTS Resmi Gelar Tur Dunia 2026!
5 hours ago

Kim Hye Yoon dan Park Solomon Hadirkan Romansa Fantasi Segar dalam 'No Tail to Tell'
7 hours ago

Selamat Tinggal Konten Toxic! Fitur Reset Instagram Ini Jadi Penyelamat Mental Health Kamu
9 hours ago

Donald Trump Mau Beli Greenland, NATO Diancam Bubar: Emangnya Ini Jual Beli Tanah Kavling di Citayam?
8 hours ago

Awas Tertipu! Video dari Google Veo 3.1 Saking Realistisnya Sampai Butuh Tanda Khusus
11 hours ago

Era Baru TikTok Shop 2026, Awas Kerkun 'Shadowban Duit'!
a day ago

Bangkit dari Sorotan Miring, Go Min Si Siap Mengguncang Bioskop Lewat Film 'Moral Family'
a day ago





