Ceritra
Ceritra Teknologi

Memori HP Tiba-Tiba Penuh Padahal Galeri Kosong? Coba Cek "Gudang Sampah" di WhatsApp Kamu

Refa - Thursday, 11 December 2025 | 06:30 PM

Background
Memori HP Tiba-Tiba Penuh Padahal Galeri Kosong? Coba Cek "Gudang Sampah" di WhatsApp Kamu
Ilustrasi WhatsApp (Pinterest/)

Pernah nggak sih kamu merasa frustrasi saat mau memotret momen penting, tiba-tiba muncul notifikasi menyebalkan di layar: "Penyimpanan Hampir Penuh"? Padahal rasanya kamu sudah rajin menghapus foto-foto blur, memindahkan video ke laptop, dan jarang install aplikasi berat. Tapi anehnya, bar memori di pengaturan tetap saja merah menyala.


Kalau kamu mengalami hal ini, jangan buru-buru menyalahkan HP-nya yang mulai tua atau berniat ganti baru. Seringkali, "biang kerok" utamanya bersembunyi di aplikasi yang kita buka setiap hari, yaitu WhatsApp.


Tanpa kita sadari, WhatsApp itu seperti penimbun yang rajin. Setiap foto, video, voice note, hingga dokumen PDF yang dikirim ke grup keluarga atau grup kantor, semuanya tersimpan diam-diam di memori internal. Meskipun foto itu tidak muncul di galeri utama HP kamu, datanya tetap menumpuk di folder tersembunyi.


Banyak orang salah kaprah dengan menghapus chat satu per satu. Padahal cara itu sangat melelahkan dan tidak efektif. Ada cara yang jauh lebih cerdas dan melegakan yang sudah disediakan oleh WhatsApp sendiri, tapi jarang dilirik orang.


Coba buka menu Pengaturan atau Settings di WhatsApp kamu, lalu cari menu bernama Penyimpanan dan Data. Di sana ada fitur ajaib bernama Kelola Penyimpanan.


Begitu masuk ke menu itu, kamu bakal kaget. WhatsApp akan menyodorkan data jujur tentang siapa atau grup mana yang paling banyak memakan memori HP-mu. Biasanya, grup alumni atau grup keluarga yang hobi kirim video ucapan selamat pagi adalah juara utamanya.


Yang asyik dari fitur ini, kamu bisa melihat fail mana saja yang ukurannya raksasa (di atas 5 MB) atau fail yang diteruskan berkali-kali. Kamu bisa memilih untuk menghapus video-video lama yang sudah tidak relevan itu sekaligus, tanpa perlu menghapus pesan teks atau foto kenangan yang penting.


Selain WhatsApp, "sampah digital" lain yang sering luput dari perhatian adalah Cache Aplikasi.

Aplikasi seperti TikTok, Instagram, atau YouTube bekerja dengan cara menyimpan data sementara (cache) agar saat kamu membukanya lagi, prosesnya lebih cepat. Lama-kelamaan, data sementara ini bisa membengkak hingga berartus-ratus megabyte, bahkan gigabyte.


Solusinya sederhana namun sering dilupakan. Sempatkan waktu sebulan sekali untuk masuk ke pengaturan aplikasi dan hapus cache (ingat ya, clear cache, bukan clear data). Menghapus cache itu aman, tidak akan menghilangkan akun atau data pentingmu, cuma membersihkan sisa-sisa remah digital yang bikin HP sesak napas.


Jadi sebelum emosi jiwa dan buru-buru beli HP baru dengan memori 1 Terabyte, coba bersih-bersih dulu "gudang" WhatsApp dan cache aplikasimu. Siapa tahu HP lamamu sebenarnya masih sanggup menemani sampai tahun depan!

Logo Radio
🔴 Radio Live