Jangan Halangi Jalan Hidup Orang Lain! Bahaya Fatal Parkir di Bahu Jalan Saat Musibah Datang
Refa - Tuesday, 16 December 2025 | 10:15 AM


Masalah mobil yang parkir di pinggir jalan lingkungan sering kali hanya dilihat sebagai gangguan kenyamanan mata atau kemacetan kecil. Sering terdengar pembelaan: "Ah, masih bisa lewat kok, cuma pelan-pelan sedikit."
Pemikiran seperti ini sangat berbahaya. Parkir sembarangan di jalanan perumahan bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan soal keselamatan nyawa satu kampung.
Mari kita kesampingkan ego sejenak dan bayangkan skenario terburuk yang tak seorang pun mengharapkannya, kebakaran hebat atau serangan jantung mendadak.
Hitungan Detik yang Mematikan
Dalam situasi gawat darurat, musuh utamanya adalah waktu. Petugas medis mengenal istilah Golden Time. Keterlambatan penanganan beberapa menit saja pada korban serangan jantung atau stroke bisa berakibat fatal. Begitu pula dengan api; dalam hitungan menit, percikan kecil bisa melahap satu rumah jika tidak segera dipadamkan.
Di sinilah letak bahayanya. Mobil Ambulans dan Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) memiliki dimensi yang jauh lebih lebar daripada mobil pribadi biasa. Truk Damkar membutuhkan akses jalan yang lebar dan bebas hambatan untuk bisa bermanuver dan menggelar selang air.
Jika kiri-kanan jalan dipenuhi mobil parkir, kendaraan penyelamat ini akan terjebak. Mereka harus berjalan merayap, atau bahkan berhenti total karena tidak bisa masuk ke titik lokasi.
Bencana Akibat Ego
Bayangkan kepanikan yang terjadi. Sirine sudah meraung-raung, api sudah membesar atau pasien sedang meregang nyawa, tapi bantuan tertahan di ujung gang hanya karena ada deretan mobil yang parkir sembarangan.
Pemilik mobil mungkin sedang tidur lelap, sedang tidak di rumah, atau butuh waktu lama untuk memindahkan kendaraannya. Sementara itu, setiap detik yang terbuang karena macet di gang sendiri adalah detik yang mendekatkan tetangga (atau bahkan keluarga sendiri) pada maut.
Sering kali, penyesalan baru datang belakangan saat melihat rumah tetangga hangus tak bersisa atau nyawa tak tertolong, hanya karena akses jalan tertutup "benteng besi" pribadi.
Prioritaskan Nyawa di Atas Kenyamanan
Memarkir mobil di garasi memang terkadang merepotkan harus buka-tutup pagar. Namun, kerepotan kecil itu tidak sebanding dengan risiko nyawa orang lain.
Jalan lingkungan didesain lebar untuk memastikan akses evakuasi lancar. Jangan persempit jalan hidup orang lain demi kenyamanan parkir diri sendiri. Mari pastikan jalan di depan rumah selalu bersih dan lapang, karena kita tidak pernah tahu kapan musibah itu akan mengetuk pintu.
Next News

Malam Paling Agung di Masjidil Aqsa Saat Nabi Muhammad SAW Menjadi Imam Seluruh Nabi
3 hours ago

4 Lokasi Bersejarah yang Disinggahi dan Menjadi Tempat Sholat Rasulullah Saat Isra' Mi'raj
3 hours ago

Bukan Sekadar Perjalanan, Ini Protokol Langit Saat Nabi Muhammad SAW Naik Buraq
3 hours ago

Langkahnya Sejauh Pandangan Mata, Keajaiban Buraq dalam Peristiwa Isra’ Mi’raj
4 hours ago

Kenapa Rajaban Selalu Dinanti? Tradisi Jawa Rayakan Isra’ Mi’raj dengan Cara Berbeda
4 hours ago

Mengapa Isra’ Mi’raj Terjadi Setelah Tahun Kesedihan? Ini Jawabannya
5 hours ago

Salat Masih Terasa Hampa? Coba Renungi Makna Al-Fatihah Ayat per Ayat
5 hours ago

Bukan Sihir! Penyakit Aneh Ini Bisa Bikin Kamu Mabuk Berat Cuma Gara-gara Sepotong Roti
3 hours ago

Sholat Sering Melamun? Coba 6 Teknik Ini agar Lebih Khusyuk
6 hours ago

Bukan Beban, Ini Alasan Sholat Disebut Hadiah Langsung dari Allah
7 hours ago






