Harapan Baru Polri Sulawesi Selatan di Bawah Irjen Djuhandhani


Babak Baru di Tanah Anging Mammiri: Irjen Pol Djuhandhani Siap 'Ngegas' Jadi Kapolda Sulsel!
Pergantian kepemimpinan adalah hal lumrah dalam setiap organisasi, tak terkecuali di tubuh Polri. Namun, setiap pergantian selalu membawa angin segar, harapan baru, dan tentu saja, tantangan yang tidak kalah seru. Nah, bicara soal tantangan dan angin segar, Tanah Anging Mammiri, Sulawesi Selatan, kini resmi memiliki komandan baru. Adalah Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, seorang perwira tinggi yang namanya mungkin sudah tak asing lagi di telinga para penikmat berita kriminal, kini resmi mengemban amanah sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan. Sebuah jabatan yang bukan kaleng-kaleng, lho!
Momen sakral pelantikan itu sendiri berlangsung pada Jumat, 10 Maret 2023, di Rupatama Mabes Polri, Jakarta. Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, sang Kapolri, langsung memimpin upacara serah terima jabatan tersebut. Bisa dibayangkan, kan, suasana khidmat namun penuh semangat di sana? Ini bukan sekadar seremonial biasa, melainkan penanda dimulainya babak baru bagi kepolisian di Sulsel, sekaligus juga sebuah 'titah' bagi Irjen Djuhandhani untuk segera beraksi.
Dari Jeratan Tindak Pidana Umum ke Dinamika Sulsel yang Berwarna
Sebelum "mendarat" di Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro bukanlah sosok yang duduk santai di meja kantor. Ia dikenal luas sebagai Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri. Nah, tahu sendiri kan, posisi Dirtipidum itu semacam garis depan penegakan hukum? Di sanalah segala kasus kriminal kelas kakap, yang bikin kepala geleng-geleng, ditangani. Mulai dari kasus-kasus pembunuhan yang rumit, penipuan berskala besar, hingga kejahatan-kejahatan lain yang bikin bulu kuduk berdiri, semuanya pernah mampir di mejanya.
Pengalaman segudang di Bareskrim ini tentu saja menjadi modal berharga bagi Irjen Djuhandhani. Ia sudah terbiasa berhadapan dengan kompleksitas, tekanan, dan tentu saja, aneka rupa "kejahatan" yang ada di masyarakat. Jadi, ketika ia kini memegang kendali kepolisian di Sulsel, daerah yang terkenal dengan keindahan alamnya sekaligus dinamika sosialnya yang kadang bikin geleng-geleng kepala, kita bisa optimis bahwa ia sudah punya bekal yang cukup untuk merespons segala situasi. Dari pengalaman di pusat, kini ia harus segera beradaptasi dengan karakter dan kearifan lokal di Sulsel. Ibaratnya, dari 'jagad' nasional, kini fokusnya 'local wisdom' yang penuh warna.
Irjen Djuhandhani sendiri menggantikan Irjen Pol Nana Sudjana, yang kini mendapatkan amanah baru sebagai Irjen Itwasum Polri. Pergantian ini menunjukkan rotasi adalah bagian tak terpisahkan dari dinamika kepolisian, sebuah estafet kepemimpinan demi menjaga roda organisasi terus berputar dan berinovasi. Jadi, bukan berarti yang lama kurang oke, tapi yang baru diharapkan bisa membawa dimensi baru yang lebih segar.
PR Besar di Meja Kapolda Baru: Pemilu 2024 dan Ekonomi Nasional
Sebagai Kapolda yang baru, tentu saja ada daftar panjang 'pekerjaan rumah' atau PR yang sudah menanti di meja Irjen Djuhandhani. Dan ini bukan PR biasa yang bisa di-skip, melainkan tugas-tugas krusial yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Kapolri sendiri sudah memberikan beberapa arahan penting yang menjadi fokus utama:
1. Adaptasi Gercep dan Kontinuitas Program
Yang pertama, jelas, adalah soal adaptasi. Sulsel dengan segala keunikan budayanya, masyarakatnya, serta berbagai isu lokal yang ada, tentu berbeda dengan dinamika di Bareskrim. Irjen Djuhandhani diharapkan bisa "gercep" atau gerak cepat beradaptasi, memahami lanskap sosial-politik dan keamanan di Sulsel. Selain itu, ia juga diminta untuk melanjutkan program-program baik yang sudah berjalan. Ini penting, lho, agar roda pelayanan dan penegakan hukum tidak tersendat gara-gara ganti komandan.
2. Mengawal Pesta Demokrasi 2024: Netralitas Harga Mati!
Salah satu PR paling besar dan krusial adalah pengamanan Pemilu 2024. Ya, tahun depan kita akan punya gawe besar, pesta demokrasi lima tahunan yang menentukan arah bangsa. Dan di momen-momen seperti ini, peran Polri sangat vital. Tugas Kapolda Sulsel beserta jajarannya adalah memastikan Pemilu berjalan aman, tertib, dan yang tak kalah penting: netral. Tidak ada keberpihakan, tidak ada intrik yang bisa memecah belah, yang ada hanya menjaga suasana kondusif agar masyarakat bisa menyalurkan hak pilihnya tanpa rasa khawatir. Ini butuh kerja keras, persiapan matang, dan tentunya, komunikasi yang intens dengan berbagai pihak.
3. Menjaga Kamtibmas: Dari yang Remeh Sampai yang Berat
Tentu saja, tugas utama polisi adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ini adalah fundamental. Mulai dari patroli rutin, penanganan laporan masyarakat, memberantas premanisme, hingga mengungkap kasus-kasus kriminal yang lebih berat, semuanya harus jadi prioritas. Masyarakat butuh rasa aman, butuh jaminan bahwa mereka bisa beraktivitas tanpa bayang-bayang kejahatan. Kapolda baru punya tanggung jawab besar untuk memastikan roda Kamtibmas di Sulsel tetap berjalan mulus dan tak kendor sedikitpun.
4. Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional: Polisi Juga Jago Ekonomi?
Nah, ini yang menarik. Selain urusan keamanan, Irjen Djuhandhani juga diminta untuk turut mendukung pemulihan ekonomi nasional. Lho, memangnya polisi ngurusin ekonomi? Tentu saja! Keamanan adalah pondasi utama bagi roda ekonomi untuk berputar. Kalau daerahnya aman, investor pasti lebih tertarik menanamkan modal. Kalau Kamtibmas terjaga, pariwisata bisa bangkit, UMKM bisa berkembang, dan masyarakat bisa bekerja dengan tenang. Jadi, peran polisi dalam menciptakan iklim yang kondusif untuk ekonomi itu sangat besar, meski mungkin tidak terlihat secara langsung. Ini adalah visi yang lebih luas, bahwa keamanan dan kesejahteraan itu saling terkait erat.
Melihat segudang tugas dan tantangan di depan mata, jelas Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro punya PR yang tebal. Namun, dengan rekam jejaknya yang mumpuni di bidang reserse dan penegakan hukum, kita boleh optimis bahwa ia mampu mengemban amanah ini dengan baik. Semoga saja, di bawah kepemimpinannya, kepolisian Sulsel bisa semakin profesional, humanis, dan selalu menjadi garda terdepan pelindung masyarakat. Selamat bertugas, Komandan! Semoga kiprahnya di Tanah Anging Mammiri ini sukses dan membawa banyak manfaat bagi masyarakat Sulsel.
Next News

Tak Punya Pohon Kakao, Tapi Swiss Jadi Raja Cokelat Dunia, Ini Rahasianya
20 hours ago

Di Balik Keputusan Elon Musk Membungkam Sisi Liar Grok
a day ago

Strategi Evelyn Afnilia Membidik Momen Emas Lebaran 2026 Lewat 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
a day ago

FIX! Jakarta Masuk Daftar, BTS Resmi Gelar Tur Dunia 2026!
a day ago

Kim Hye Yoon dan Park Solomon Hadirkan Romansa Fantasi Segar dalam 'No Tail to Tell'
a day ago

Selamat Tinggal Konten Toxic! Fitur Reset Instagram Ini Jadi Penyelamat Mental Health Kamu
a day ago

Donald Trump Mau Beli Greenland, NATO Diancam Bubar: Emangnya Ini Jual Beli Tanah Kavling di Citayam?
a day ago

Awas Tertipu! Video dari Google Veo 3.1 Saking Realistisnya Sampai Butuh Tanda Khusus
a day ago

Era Baru TikTok Shop 2026, Awas Kerkun 'Shadowban Duit'!
2 days ago

Bangkit dari Sorotan Miring, Go Min Si Siap Mengguncang Bioskop Lewat Film 'Moral Family'
2 days ago





