Ceritra
Ceritra Warga

Bukan Cuma Pajangan, APAR Sebagai Alat Pertolongan Pertama Wajib di Rumah

Refa - Friday, 12 December 2025 | 03:17 AM

Background
Bukan Cuma Pajangan, APAR Sebagai Alat Pertolongan Pertama Wajib di Rumah
APAR (Pinterest/)

Membangun rumah impian membutuhkan biaya miliaran rupiah dan waktu bertahun-tahun. Namun, menghancurkannya hingga rata dengan tanah hanya butuh waktu kurang dari satu jam jika api sudah mengamuk. Ironisnya, banyak pemilik rumah yang rela mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk membeli dekorasi estetik atau asuransi kendaraan, namun enggan menyisihkan ratusan ribu rupiah untuk membeli satu tabung merah bernama Alat Pemadam Api Ringan atau APAR.


Di gedung perkantoran atau mal, keberadaan APAR adalah kewajiban hukum. Namun di lingkup perumahan, kesadaran ini masih sangat rendah. Padahal, risiko kebakaran di dapur rumah tangga akibat kompor atau korsleting listrik jauh lebih tinggi dibandingkan di area publik. Mengandalkan kedatangan mobil pemadam kebakaran yang sering terhambat macet di jalanan sempit adalah perjudian yang terlalu berisiko. APAR adalah pertolongan pertama yang bisa mematikan api di tiga menit awal yang krusial sebelum segalanya terlambat.


Pilih Jenis Serbuk Kimia Kering

Bagi orang awam, semua tabung pemadam terlihat sama. Namun untuk kebutuhan rumah tangga, jenis yang paling direkomendasikan adalah APAR Dry Chemical Powder atau Serbuk Kimia Kering. Jenis ini dikenal sebagai pemadam "sapu jagat" karena serbaguna.


Serbuk kimia ini efektif memadamkan api Kelas A (benda padat seperti kayu, kertas, kain), Kelas B (cairan mudah terbakar seperti minyak goreng, bensin), dan yang paling penting adalah Kelas C (listrik). Menggunakan APAR jenis air atau busa (foam) pada kebakaran listrik justru berbahaya karena bisa menghantarkan arus setrum. Dengan memilih jenis serbuk kimia, penghuni rumah tidak perlu berpikir panjang memilah jenis api saat panik melanda, cukup semprotkan dan api akan mati karena oksigennya terisolasi oleh serbuk.


Teknik PASS yang Wajib Dihafal

Memiliki alatnya saja tidak cukup jika tidak tahu cara menggunakannya. Dalam situasi panik, orang sering kali lupa cara mengoperasikan tabung sederhana ini. Rumus internasional yang paling mudah diingat adalah PASS: Pull, Aim, Squeeze, Sweep.


Langkah pertama adalah menarik (Pull) pin pengaman di bagian atas tabung hingga segel putus. Selanjutnya, arahkan (Aim) ujung selang ke titik dasar api, bukan ke lidah apinya yang berkobar di atas. Sumber nyala ada di bawah, jadi serbuk harus menutupi pangkalnya. Langkah ketiga, tekan (Squeeze) tuas pegangan dengan kuat untuk mengeluarkan isi tabung. Terakhir, sapukan (Sweep) selang ke kanan dan ke kiri secara merata hingga api benar-benar padam. Ingatlah untuk selalu berdiri searah dengan arah angin, jangan melawannya agar serbuk tidak balik mengenai wajah.


Perawatan Anti Macet

Satu mitos yang salah kaprah adalah menganggap APAR bisa disimpan selamanya tanpa perawatan. APAR jenis bubuk memiliki kelemahan, yaitu serbuknya bisa menggumpal atau mengeras jika didiamkan bertahun-tahun di satu posisi. Akibatnya, saat dibutuhkan, serbuk tidak mau keluar meski gas pendorongnya masih penuh.


Perawatannya sebenarnya sangat mudah. Cukup balikkan tabung APAR sesekali, misalnya sebulan sekali, agar serbuk di dalamnya turun dan gembur kembali. Selain itu, perhatikan jarum indikator tekanan (pressure gauge) di leher tabung. Pastikan jarum selalu berada di area berwarna hijau. Jika jarum turun ke area merah, itu tandanya tekanan gas sudah habis dan harus segera diisi ulang di tempat servis pemadam, meskipun isinya belum pernah dipakai.


Letakkan di Tempat yang Terlihat

Estetika rumah tidak boleh mengalahkan keselamatan. Menyembunyikan APAR di dalam gudang atau di bawah kolong wastafel yang sulit dijangkau adalah kesalahan fatal. Alat ini harus diletakkan di jalur evakuasi yang mudah dilihat dan diambil, misalnya digantung di dinding dekat pintu keluar dapur atau di lorong menuju kamar tidur.


Memiliki tabung merah ini bukan berarti mengharapkan musibah terjadi, melainkan bentuk ikhtiar maksimal melindungi keluarga dan aset berharga dari ancaman si jago merah yang tak kenal ampun.

Logo Radio
🔴 Radio Live