Aman untuk Diabetes, Begini Cara Konsumsi Pisang Tanpa Naikkan Gula Darah


Pisang merupakan buah yang kaya akan vitamin, mineral, serat, serta antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, kandungan gulanya yang cukup tinggi membuat konsumsi pisang perlu diperhatikan, terutama oleh penderita diabetes karena dapat memengaruhi kadar gula darah.
Meski demikian, dengan memilih tingkat kematangan yang tepat dan mengatur cara konsumsi, pisang tetap dapat dinikmati tanpa memicu lonjakan gula darah.
Pengaruh Pisang terhadap Gula Darah
Dampak pisang terhadap kadar glukosa darah dipengaruhi oleh keseimbangan antara kandungan serat dan gula di dalamnya, yang berubah seiring proses pematangan buah.
Mengacu pada informasi dari laman Health (Selasa, 30/12/2025), pisang yang sudah matang mengandung kadar fruktosa dan glukosa lebih tinggi sehingga berpotensi meningkatkan gula darah lebih cepat. Sebaliknya, pisang yang masih mentah memiliki kandungan serat lebih besar yang berperan memperlambat penyerapan gula dalam tubuh.
Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa setiap 100 gram pisang mentah mengandung sekitar 18 gram serat. Jumlah tersebut menurun menjadi sekitar 4–5 gram pada pisang matang, dan hanya sekitar 2 gram pada pisang yang terlalu matang. Kandungan serat yang tinggi ini membuat pisang mentah memiliki indeks glikemik yang lebih rendah sehingga tidak menyebabkan peningkatan gula darah secara drastis.
Konsumsi Pisang bagi Penderita Diabetes
Penderita diabetes sebenarnya tetap dapat mengonsumsi pisang sebagai bagian dari pola makan sehat. Selain mengandung gula alami, pisang juga menyediakan serat, vitamin, mineral, serta antioksidan yang berperan dalam membantu pengendalian gula darah.
Asupan serat yang cukup diketahui dapat membantu menjaga kestabilan insulin dan kadar hemoglobin A1c (HbA1c), sekaligus menurunkan risiko komplikasi pada diabetes tipe 2. Oleh karena itu, ahli gizi menyarankan untuk memilih pisang berukuran kecil dan tidak terlalu matang, serta membatasi konsumsi satu buah pisang dalam satu porsi makan.
Mengombinasikan pisang dengan sumber protein atau lemak sehat, seperti yogurt tanpa gula atau kacang-kacangan, juga dapat membantu memperlambat kenaikan gula darah.
Tips Aman Mengonsumsi Pisang
Jumlah pisang yang aman dikonsumsi setiap orang dapat berbeda, tergantung kebutuhan kalori, asupan nutrisi, serta kondisi kontrol gula darah. Beberapa langkah berikut dapat membantu mengurangi risiko lonjakan gula darah saat mengonsumsi pisang:
- Padukan dengan protein dan lemak. Mengonsumsi pisang bersama makanan bergizi seimbang dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.
- Pilih pisang yang belum terlalu matang. Pisang yang masih sedikit mentah mengandung lebih banyak serat dan lebih sedikit gula dibandingkan pisang matang atau terlalu matang.
- Batasi ukuran porsi. Mengonsumsi pisang berukuran besar atau lebih dari satu buah sekaligus berpotensi meningkatkan gula darah lebih signifikan.
Dengan pengaturan yang tepat, pisang tetap dapat menjadi bagian dari menu sehat, termasuk bagi individu yang perlu mengontrol kadar gula darah.
Next News

Bukan Sekadar Bedak, Makeup Adalah Rekaman Sejarah
a month ago

Mendengarkan Musik Saat Berkendara: Bikin Fokus atau Justru Bahaya?
a month ago

Transformasi Artis: Tinggalkan Panggung Demi Kursi Politik
a month ago

Waspada Bahaya Abu Vulkanik bagi Kesehatan dan Cat Mobil
a month ago

Dari War Tiket ke OOTD: Rahasia Dibalik Ritual Konser Masa Kini
a month ago

Mahalnya Harga di Balik Wajah yang "Nggak Pakai Apa-Apa"
a month ago

Akademik vs Praktisi: Rahasia Memilih Sekolah yang Tepat
a month ago

Alasan Kenapa Makanan Bioskop Lebih Mahal Daripada Tiket Film Yang Dijual
2 months ago

Kenapa Film Horor Selalu Laris di Indonesia? Membedah Fenomena Genre Paling Konsisten
2 months ago

Kenapa Abu Vulkanik Sangat Berbahaya Bagi Mesin Pesawat?
2 months ago

