Status Sosial Menentukan Hak Belajar: Seorang Siswi Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diejek Ibunya Pemulung


Nama Gina Dwi Sartika mendadak jadi buah bibir di media sosial. Siswi kelas VIII SMP Negeri 13 Bandar Lampung itu curhat tentang kisah pilu yang dialaminya. Dalam sebuah video yang viral, Gina menceritakan bagaimana dirinya menjadi korban perundungan (bullying) karena profesi ibunya sebagai pemulung.
"Teman-teman sering hina saya, katanya ibu saya pemulung, tukang rongsokan. Mereka ejek saya setiap hari, sampai saya nggak kuat," ucap Gina dalam video yang diunggah akun Medan Daily News di Facebook.
Yang lebih menyakitkan, menurut pengakuannya, alih-alih mendapat perlindungan, Gina justru dikeluarkan dari sekolah. Ia mengaku diminta tidak kembali ke SMPN 13 Bandar Lampung setelah perundungan itu viral. "Saya dikeluarkan waktu kelas VIII. Katanya biar masalah selesai," kata Gina lirih.
Pihak sekolah membantah tudingan itu. Mereka menyebut Gina tidak "dikeluarkan", melainkan memilih pindah sekolah bersama orang tuanya. Namun, publik terlanjur geram. Banyak yang menilai tindakan sekolah justru menambah luka dan memperlihatkan lemahnya sistem perlindungan anak di dunia pendidikan.
Kasus ini menyoroti masalah serius: bullying di sekolah masih dianggap "urusan sepele". Padahal, dampaknya bisa menghancurkan rasa percaya diri anak, bahkan memutus masa depan pendidikan mereka. Aktivis pendidikan dan pemerhati anak meminta Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung turun tangan menyelidiki kasus ini.
"Sekolah harus jadi tempat aman, bukan tempat ketakutan," kata salah satu aktivis perlindungan anak. "Kalau anak dipermalukan karena miskin, lalu disuruh keluar, apa itu adil?"
Kisah Gina bukan sekadar viral ini adalah cermin. Cermin dari bagaimana masih banyak anak Indonesia yang terpaksa meninggalkan bangku sekolah karena stigma dan perundungan. Sudah saatnya guru, sekolah, dan masyarakat bergerak bersama menciptakan ruang belajar yang manusiawi, di mana setiap anak dihargai bukan dari siapa orang tuanya, tapi dari semangatnya untuk belajar.
Next News

Usut Dugaan Aliran Dana Sel Mewah Cibinong: Kemenimipas Buka Celah Pelimpahan ke APH
21 days ago

Ditjenpas Uji Keabsahan Foto Terpidana Jimmy Masrin di Area Fasilitas Khusus Lapas Cibinong
21 days ago

Kehadiran Shandy Aulia di Agenda Resmi Kepolisian Bersama Irjen Suyudi Ario Seto Jadi Sorotan Publik
21 days ago

Kunci Pembuktian Kasus Lapas Cibinong: DPR Desak Buka Rekaman CCTV dan Logbook Pintu Masuk
22 days ago

DPR dan Kemenimipas Robohkan 10 Bangunan Ilegal di Lapas Cibinong Gunakan Alat Berat
22 days ago

Mencegah Penyelundupan Lewat Barang Titipan: Rutan Depok Perjelas SOP Pemeriksaan Fisik
21 days ago

Video Viral Pria Diduga Pesta Narkoba di Lapas Depok, Pihak Rutan Lakukan Penyelidikan
21 days ago

Tak Ada Toleransi Pelanggaran di Sel, Rutan Depok Siapkan Sanksi Pencabutan Hak Remisi
21 days ago

Kehadiran Shandy Aulia di Agenda Resmi Kepolisian Bersama Irjen Suyudi Ario Seto Jadi Sorotan Publik
24 days ago

Terungkap! Ombudsman Konfirmasi Koruptor Jimmy Masrin Tempati Hunian Mewah di Lapas Cibinong
a month ago

