Masih Takut Minum Kopi Saat Diet? Ahli Gizi Ungkap 4 Aturan Penting Ini
Refa - Saturday, 24 January 2026 | 09:00 AM


Kopi sering kali dituduh sebagai penyebab kenaikan berat badan. Tuduhan ini tidak sepenuhnya salah, namun penyebab utamanya bukanlah biji kopinya, melainkan bahan campuran yang ditambahkan ke dalamnya.
Faktanya, penelitian nutrisi menunjukkan bahwa kopi murni (kopi hitam) justru efektif membantu proses penurunan berat badan. Kafein memiliki sifat termogenik yang dapat meningkatkan pembakaran lemak.
Agar hobi minum kopi bisa mendukung program diet, ahli gizi menyarankan 4 aturan main berikut ini:
1. Wajib Kopi Hitam Polos
Kopi hitam tanpa tambahan apa pun nyaris tidak memiliki kalori (kurang dari 5 kkal per cangkir). Ini adalah minuman yang sangat aman bagi pelaku diet defisit kalori.
Sebaliknya, menambahkan satu sendok makan gula, susu kental manis, atau krimer dapat mengubah kopi sehat menjadi "bom kalori". Satu gelas kopi susu gula aren, misalnya, bisa mengandung kalori setara dengan sepiring nasi kecil.
2. Manfaatkan Efek Peningkat Metabolisme
Kafein terbukti secara ilmiah mampu meningkatkan laju metabolisme istirahat (Resting Metabolic Rate) sebesar 3-11%. Artinya, tubuh akan membakar kalori lebih banyak bahkan saat sedang duduk diam.
Untuk hasil maksimal, minumlah kopi hitam sekitar 30-60 menit sebelum berolahraga. Efek stimulan dari kafein akan meningkatkan performa fisik dan mempercepat proses pembakaran lemak menjadi energi.
3. Hindari "Kopi Kekinian" yang Penuh Sirup
Jika tujuanmu adalah menurunkan berat badan, hindari kedai kopi yang menyajikan menu frappuccino, latte dengan sirup perasa, atau kopi dengan whipped cream.
Minuman-minuman ini lebih tepat disebut sebagai hidangan penutup (dessert) daripada kopi. Kandungan gulanya bisa mencapai 40-50 gram per gelas, yang langsung akan disimpan tubuh sebagai lemak jika tidak segera dibakar dengan olahraga berat.
4. Batasi Jam Minum (Jangan Terlalu Malam)
Kualitas tidur sangat berpengaruh pada berat badan. Kurang tidur akan memicu hormon ghrelin (hormon lapar), yang membuatmu ingin makan banyak keesokan harinya.
Kafein bertahan dalam darah selama berjam-jam. Hindari minum kopi di atas jam 2 siang atau 6 jam sebelum waktu tidur agar siklus istirahat tidak terganggu. Diet yang sukses membutuhkan tidur yang cukup.
Next News

Masih Perlu Pakai Hand Sanitizer Setiap Saat? Simak Faktanya!
in 6 hours

Fashion: Instrumen Politik Paling Tua yang Jarang Disadari
in 2 hours

Tips Pilih Warna Baju Saat Cuaca Panas Biar Tetap Nyaman dan Adem
27 minutes ago

5 Tips Mengubah Nasib Apes Jadi Hari yang Tetap Produktif
19 hours ago

Bukan Mood Swing Semata, Ini 4 Fase yang Dialami Wanita Setiap Bulan
20 hours ago

Solusi Bebas Antre BBM: Haruskah Ganti ke Mobil Listrik/Hybrid Sekarang?
5 days ago

Mengapa Kita Malah Beres-Beres Saat Ada Tugas? Ini Jawabannya
5 days ago

Merah Cat atau Darah? Menguak Misteri Jembatan Merah Surabaya
8 days ago

Team Bedong vs Team M-Shape, Mana yang Lebih Baik untuk Bayi?
8 days ago

Pilih Sepatu Olahraga Tepat Biar Kaki Stabil dan Bebas Cedera
9 days ago






